
Jessica Iskandar Jalankan Perannya Sebagai Ibu Ketiga Anaknya
Jessica Iskandar, Aktris Indonesia Yang Akrab Di Sapa Jedar, Lahir Pada 29 Januari 1988 Di Jakarta, Indonesia Miliki Ragam Prestasi Yuk Kita Bahas Bersama. Ia di kenal sebagai seorang aktris, presenter, model, dan penyanyi. Kariernya di dunia hiburan di mulai dari dunia modeling dan ajang pencarian bakat. Sebelum merambah ke dunia akting dan televisi. Jedar di kenal luas melalui perannya dalam sinetron dan film, serta keaktifannya sebagai pembawa acara di berbagai program televisi. Selain berkarier di dunia hiburan, Jessica juga aktif di media sosial dan YouTube. Dan membagikan konten seputar kehidupan pribadinya, gaya hidup, dan kegiatan profesionalnya.
Dalam kehidupan pribadi, Jessica Iskandar pernah menjalani hubungan yang cukup di sorot publik. Dan kini fokus pada perannya sebagai ibu bagi putranya. Ia juga di kenal memiliki kepribadian yang ceria dan terbuka dalam berbagai wawancara. Sehingga tetap menjadi salah satu selebriti yang populer di Indonesia. Sejak menjadi ibu tiga anak, Jessica Iskandar mengaku mulai mengatur ulang prioritas hidup dan kariernya. Kemudian ia lebih selektif menerima tawaran pekerjaan di dunia hiburan. Karena harus menyesuaikan dengan kondisi tubuh, jadwal, dan kebutuhan anak‑anaknya Jessica Iskandar.
Fokusnya kini lebih kepada keluarga ketimbang kesibukan profesional seperti sebelum memiliki banyak anak. Selanjutnya ia mengatakan dirinya mengalami perubahan yang di rasakan secara emosional. Dan fisik setelah menjadi ibu tiga anak. Kemudian ia lebih mudah merasa lelah dan kurang tidur. Serta harus lebih kuat secara mental menghadapi tuntutan menjadi ibu dari tiga balita. Dengan tiga anak, Jessica mulai mengasah pola pengasuhan yang berbeda. Maka ia dan suaminya, Vincent Verhaag, punya cara yang berbeda dalam mendidik anak Jessica Iskandar.
Sejak Keluarga Semakin Besar, Peran Sang Suami Dalam Keseharian Keluarga Juga Terlihat Lebih Intens
Apalagi Jessica cenderung lebih lembut dan penuh kasih sayang. Sedangkan Vincent lebih tegas dan di siplin. Perbedaan ini justru saling melengkapi dalam peran parenting mereka. Sejak Keluarga Semakin Besar, Peran Sang Suami Dalam Keseharian Keluarga Juga Terlihat Lebih Intens. Hal ini termasuk dukungan dalam mengurus anak‑anak. Dan membantu mengurangi beban Jessica saat ia menjalani aktivitas keluarga sehari‑hari. Sebelumnya ia sempat menjalani program bayi tabung (IVF) untuk anak ketiga. Maka yang menunjukkan komitmen keluarga mereka terhadap rencana kehamilan dan tumbuh kembang anak. Proses ini menunjukkan perubahan dalam cara mereka mempersiapkan keluarga secara matang. Terutama ketika sudah memasuki usia yang lebih dewasa. Secara umum, peralihan dari kehidupan artis yang super sibuk. Ke sosok ibu dari tiga anak membuatnya lebih matang dalam manajemen waktu. Dengan keseimbangan peran profesional dan keluarga, serta prioritas hidup secara keseluruhan.
Selanjutnya ia membagi waktu antara pola asuh ketiga anaknya sekaligus menjalani kariernya saat ini. Di ketahui ia menerapkan pola asuh yang ia sebut “777”, yaitu membagi pendekatan pendidikan berdasarkan tiga fase usia anak. Yaitu 0-7 tahun yang fokus pada cinta kasih dan kasih sayang. Kemudian 7-14 tahun menekankan kedisiplinan, tanggung jawab, dan konsekuensi. Hingga 14-21 tahun ia berperan lebih seperti teman. Dan menjalin komunikasi yang lebih terbuka. Maka pendekatan ini membantu ia menyesuaikan pola asuh dengan kebutuhan setiap anak sesuai usia mereka. Terutama ketika ia mengurus anak sulung, anak tengah, dan bayi yang usianya berbeda. Maka Jessica dan suaminya, Vincent Verhaag, saling berbagi tanggung jawab dalam mengasuh anak. Mereka berdua terlibat langsung dalam rutinitas harian anak‑anak. Sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada babysitter atau orang lain untuk urusan utama mengurus buah hati mereka.
Jessica Iskandar Juga Menyisihkan Waktu Khusus Untuk Merawat Dirinya Sendiri
Sebagai seorang public figure dan ibu dari tiga anak, Jessica mengakui perlunya pembagian waktu yang cermat. Ia sering mengatur jadwal sedemikian rupa sehingga bisa hadir dalam kegiatan sekolah anak. Kemudian menyusui anak bungsunya, dan tetap menjalankan pekerjaan di dunia hiburan. Untuk tetap fit dan bisa menjalankan perannya dengan baik. Jessica Iskandar Juga Menyisihkan Waktu Khusus Untuk Merawat Dirinya Sendiri. Dan walau harus pandai membagi waktu antara pekerjaan, anak, dan me‑time. Kemudian ia menekankan bahwa dalam pola asuhnya, ia memakai kasih sayang sebagai dasar terlebih dulu. Namun ketika di perlukan, misalnya jika anak tidak mendengarkan. Dan ia juga menerapkan konsekuensi atau penegasan di siplin yang sesuai dengan usia. Ini menunjukkan bahwa ia berusaha mendidik anak dengan cara yang seimbang antara kelembutan dan ketegasan. Karena ketiga anaknya berada di fase usia yang berbeda.
Maka Jessica dan Vincent sering menyesuaikan pendekatan pola asuh untuk setiap anak. Misalnya anak sulung sudah belajar kedisiplinan. Sementara anak‑anak yang lebih muda masih mendapatkan lebih banyak kasih sayang dan bimbingan dasar. Secara keseluruhan, Jessica Iskandar mencoba menggabungkan peran sebagai ibu. Dan profesional dengan pembagian waktu yang fleksibel. Dengan pola asuh yang terstruktur sesuai usia anak, serta dukungan aktif dari suami. Selanjutnya ini membantu ia tetap hadir dalam kehidupan anak‑anaknya. Dan tanpa mengorbankan sepenuhnya kariernya di dunia hiburan. Tentunya ia membagi waktu untuk mengurus ketiga anaknya di tengah kesibukannya sebagai public figure. Apalagi Jessica mengaku bahwa kini ia sangat menikmati perannya sebagai ibu. Dan berusaha mengatur jadwal dengan cermat agar bisa hadir untuk kegiatan anak‑anaknya, seperti sekolah atau aktivitas keseharian mereka.
Sebelumnya Ia Pernah Menyatakan Bahwa Ia Ingin Mengurus Sendiri Ketiga Anaknya
Sebelumnya ia sering menyesuaikan jadwal kerja agar tidak terlalu lama meninggalkan anak. Dan khususnya ketika anak bungsunya masih menyusui. Ia mengaku bahwa waktu untuk dirinya sendiri. Termasuk perawatan diri atau aktivitas lain. Dan menjadi lebih sedikit di banding sebelum memiliki tiga anak. Untuk menjaga keseimbangan, ia bahkan menyisihkan hari tertentu dalam minggu untuk melakukan perawatan ringan. Kemudian agar tetap fit secara fisik dan mental di tengah tanggung jawab keluarga. Sebelumnya Ia Pernah Menyatakan Bahwa Ia Ingin Mengurus Sendiri Ketiga Anaknya. Dan tidak ingin melewatkan momen‑momen penting, terutama pada masa bayi. Hal ini membuatnya cenderung memilih untuk hadir langsung dalam rutinitas harian anak‑anak ketimbang terlalu mengandalkan orang lain. Dan sebagai ibu yang masih menyusui.
Kini ia juga harus memperhatikan kebutuhan khusus si bungsu. Sehingga membagi waktunya antara pekerjaan dan istirahat. Serta mengatur stok ASI ketika harus meninggalkan anak untuk pekerjaan. Karena fokusnya kini lebih banyak pada keluarga. Maka Jessica menyebut bahwa ia lebih jarang bertemu dengan teman‑temannya di banding sebelumnya. Dengan aktivitas sosial yang dulu sering ia lakukan kini harus di kurangi. Karena waktunya lebih banyak di habiskan bersama anak‑anak dan suami. Kini secara keseluruhan, Jessica berusaha membagi waktu dengan fleksibel dan sadar prioritas. Kemudian ia menempatkan waktu keluarga sebagai fokus utama. Dan menyesuaikan jadwal kerja bila memungkinkan. Serta tetap menjaga kesehatan dirinya agar dapat menjalankan perannya sebagai ibu dan public figure secara seimbang Jessica Iskandar.