
Purbaya Di Lepasnya Dari Jabatan Menkeu, ini Kata Terakhirnya
Purbaya Resmi Melepas Jabatannya Sebagai Menteri Keuangan Setelah Presiden Prabowo Subianto Menunjuk Suahasil Nazara Sebagai Penggantinya. Serah terima jabatan atau sertijab berlangsung di Gedung Juanda, Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/9/2026).
Momen tersebut menjadi penutup masa jabatan ia sebagai bendahara negara setelah sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan. Purbaya sebelumnya dilantik sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Dalam video yang diberitakan KompasTV, ia menyampaikan pesan singkat ketika memberikan kata-kata terakhir dalam acara sertijab tersebut. Ia memilih untuk tidak menyampaikan pidato panjang dan hanya memberikan pernyataan secara singkat kepada jajaran Kementerian Keuangan.
Purbaya Pilih Bicara Singkat
Dalam kesempatan tersebut, Purbaya mengawali pesannya dengan menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja sama dengannya selama memimpin Kementerian Keuangan.
“Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini,” ujar Purbaya dalam acara serah terima jabatan tersebut.
Pernyataan tersebut menjadi pesan terakhir Purbaya sebagai Menteri Keuangan. Setelah itu, jabatan bendahara negara secara resmi beralih kepada Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan.
Purbaya memang di kenal sebagai sosok yang cukup terbuka dalam menyampaikan pandangan mengenai kebijakan ekonomi. Namun, dalam momen perpisahannya tersebut, ia memilih menyampaikan pesan dengan singkat.
Suahasil Nazara Terima Jabatan
Suahasil Nazara secara resmi menerima jabatan Menteri Keuangan setelah di lantik oleh Presiden Prabowo pada Senin (14/9/2026). Ia menggantikan Purbaya melalui Keputusan Presiden Nomor 97P Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Suahasil menyampaikan apresiasi kepada Purbaya atas pengabdian dan kerja kerasnya selama memimpin Kementerian Keuangan.
Suahasil juga menilai Purbaya telah memperkenalkan cara kerja baru di lingkungan Kementerian Keuangan. Menurutnya, sejumlah pekerjaan kementerian yang sebelumnya mungkin tidak banyak di ketahui masyarakat menjadi lebih di kenal publik selama kepemimpinan Purbaya.
Pernyataan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kontribusi dia selama menjalankan tugas sebagai Menteri Keuangan.
Ia Menjabat Sekitar Satu Tahun
Purbaya mulai menjabat sebagai Menteri Keuangan pada September 2025. Sebelum masuk ke Kabinet Merah Putih, ia merupakan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Selama memimpin Kementerian Keuangan, ia melakukan sejumlah perubahan di lingkungan kementerian, termasuk melakukan rotasi dan perombakan jajaran pegawai di Direktorat Jenderal Pajak serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Pada Maret 2026, misalnya, ia merombak lebih dari 2.000 pegawai Ditjen Pajak sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola dan membangun tim baru.
Masa kepemimpinannya juga di warnai perdebatan mengenai arah kebijakan fiskal dan hubungan kebijakan pemerintah dengan kondisi pasar. Pergantian Purbaya kemudian menjadi pergantian Menteri Keuangan kedua pada masa pemerintahan Presiden Prabowo.
Suahasil Hadapi Tantangan Ekonomi
Kini, tanggung jawab sebagai Menteri Keuangan berada di tangan Suahasil Nazara. Pengalaman panjangnya di Kementerian Keuangan menjadi modal untuk melanjutkan pengelolaan fiskal pemerintah.
Suahasil sebelumnya di kenal sebagai teknokrat yang telah lama berada di lingkungan Kementerian Keuangan. Setelah di lantik, ia menyatakan komitmen menjaga kredibilitas anggaran negara dan disiplin fiskal.
Pergantian tersebut berlangsung di tengah perhatian besar terhadap kondisi ekonomi Indonesia, mulai dari nilai tukar rupiah, defisit anggaran, hingga kepercayaan investor.
Sementara itu, bagi Purbaya, serah terima jabatan pada 15 September 2026 menjadi akhir perjalanan sekitar satu tahun sebagai Menteri Keuangan. Pesan singkatnya, “Terima kasih semua atas kerja sama selama satu tahun terakhir ini”, menjadi penutup masa pengabdiannya di posisi tersebut.