
Jorge Martín Minta Saran Dokter ke Marc Márquez
Jorge Martín Mengambil Keputusan Penting Dalam Proses Pemulihan Cedera Serius Yang Di Deritanya Sepanjang Musim 2025. Dengan menghubungi Marc Márquez untuk meminta nasihat medis. Langkah ini menunjukkan pengalaman dan hubungan antar pembalap di level tertinggi olahraga motor grand prix, meskipun mereka bersaing di lintasan sebagai rival keras.
Musim MotoGP 2025 menjadi periode yang sangat berat bagi Jorge Martín. Juara dunia 2024 ini mengalami rangkaian kecelakaan yang menyebabkan berbagai cedera. Termasuk patah tulang scaphoid pada tangan kiri dan patah tulang bahu kanan. Beberapa cedera ini sempat membuatnya kembali beraksi di seri akhir musim di Valencia, namun rasa sakit terus menghantuinya.
Dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih, Jorge Martín merasa perlu mencari panduan dari seseorang yang telah menghadapi masalah serupa. Ia pun mengambil langkah tak terduga dengan menelepon Marc Márquez, yang pernah menjalani cedera bahu serupa dan berhasil kembali ke performa puncak.
Percakapan Jorge Martín yang Berbuah Solusi Medis
Marc Márquez, yang baru saja mengalami cedera bahu sendiri setelah insiden di MotoGP Indonesia pada musim 2025. Memberi pandangan berharga kepada Martín tentang cara terbaik menangani cedera tersebut. Dalam percakapan pribadi itu, Márquez menyarankan Martín untuk berkonsultasi dengan tim dokter yang telah menangani perawatan dan operasi dirinya sendiri.
Márquez kemudian memberikan detail kontak dari dokter spesialis yang menangani operasi ibu jari dan bahunya kepada Martín. Solusi tersebut bukan hanya sekadar nasihat umum, tetapi mengarah kepada langkah konkret dalam proses pemulihan pembalap Aprilia tersebut.
Dokter yang di rekomendasikan Márquez adalah seorang spesialis terkenal yang berpraktik di Madrid, Spanyol. Dokter ini memiliki rekam jejak kuat dalam menangani cedera pembalap professional. Termasuk prosedur kompleks seperti cangkok tulang untuk memperkuat area yang lemah setelah serangkaian patah tulang.
Operasi Kedua dan Progres Pemulihan
Berkat rekomendasi tersebut, Martín kemudian menjalani operasi lanjutan pada Desember 2025 untuk memperbaiki lebih detail cedera pada scaphoid dan bahu kanannya. Proses ini termasuk prosedur cangkok tulang panggul guna memperkuat tulang yang sebelumnya sulit pulih sepenuhnya.
Keputusan untuk menjalani operasi kedua ini di ambil setelah evaluasi medis yang intensif. Dan membuat Martín sempat absen dari sesi tes pramusim pertama di Sepang, Malaysia, pada awal Februari 2026. Kendati demikian, perkembangan pemulihannya berjalan positif.
Fokus Menyambut MotoGP 2026
Kini, setelah mendapatkan rekomendasi dan perawatan medis yang tepat, Martín telah menerima lampu hijau untuk kembali berlatih bersama tim Aprilia dan siap mengikuti sesi tes pramusim kedua di Sirkuit Chang International di Buriram, Thailand, pada 21–22 Februari 2026. Tes ini menjadi titik penting untuk mengukur kesiapan fisik dan teknis menjelang pembuka musim yang akan digelar di tempat yang sama pada tanggal 1 Maret 2026.
Kembalinya Martín ke lintasan bukan sekadar tentang kesembuhan fisik, tetapi juga tentang membangun kembali kepercayaan dirinya setelah musim yang penuh tantangan. Dengan dukungan dari dokter yang sama dengan yang pernah merawat Márquez. Serta saran dari sang rival, Martín berharap bisa tampil lebih kuat dan kompetitif di musim mendatang.
Solidaritas di Tengah Persaingan Ketat
Kisah Jorge Martín dan Márquez ini menunjukkan bahwa dalam dunia MotoGP yang kompetitif, solidaritas antar pembalap tetap berjalan meskipun mereka bersaing sengit di lintasan. Saling berbagi pengalaman, terutama mengenai cedera dan proses pemulihan. Bisa menjadi faktor penting dalam memperpanjang karier pembalap elite seperti Martín dan Márquez.
Dengan segala tantangan yang telah di hadapi dan dukungan yang di terimanya. Jorge Martín kini memiliki peluang kuat untuk bangkit di MotoGP 2026 dan kembali mengejar prestasi tertinggi di olahraga balap motor paling bergengsi di dunia.