
Bandung BJB Tandamata Tercecer di Posisi Keenam
Bandung BJB Berada Di Posisi Keenam Klasemen Sementara Proliga 2026 Usai Kalah Dalam Laga Lanjutan Putaran Kedua Kompetisi. Sehingga peluang mereka untuk lolos ke babak final four makin berat.
Hasil kurang maksimal tersebut datang setelah kekalahan telak dari Jakarta Electric PLN Mobile dengan skor 0–3 pada pertandingan di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Sabtu (7/2/2026). Kekalahan ini menjadi salah satu kekalahan beruntun yang membuat posisi Bandung BJB Tandamata tertahan di papan bawah klasemen.
Saat ini, Bandung BJB Tandamata mengumpulkan sembilan poin dari delapan pertandingan yang sudah di jalani pada babak reguler Proliga 2026. Jumlah poin tersebut membuat mereka tertinggal dari tim lain yang sudah mengunci tempat di empat besar. Jakarta Electric PLN Mobile yang baru saja menang atas BJB berhasil memperkuat posisinya di peringkat tiga klasemen sementara, jauh di atas Bandung BJB.
Di atas Electric dalam klasemen sementara ada tim Jakarta Pertamina Enduro. Sementara puncak klasemen masih di kuasai Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Sementara itu, perbedaan tiga poin dengan tim di zona empat besar membuat tugas Bandung BJB makin berat. Terutama karena perlunya hasil maksimal di sisa pertandingan.
Pelatih Risco Herlambang Matulessy mengakui timnya berada dalam situasi sulit setelah hasil di Malang. Menurutnya, kekalahan tersebut harus jadi bahan evaluasi dan motivasi untuk bangkit pada laga-laga berikutnya.
Pernyataan Pelatih Risco Herlambang
Risco yang memimpin Bandung BJB Tandamata berbicara jujur soal hasil negatif yang diraih anak asuhnya di pertandingan terakhir. Ia menyebut bahwa hasil itu sebenarnya penting, karena merupakan pertandingan yang memiliki bobot besar dalam perjuangan menuju babak final four.
“Sebenarnya ini menjadi kunci menuju ke final four. Tapi dengan kekalahan ini, kita harus bisa raih kemenangan di laga-laga berikutnya. Harus bisa menang pada empat pertandingan selanjutnya yang tersisa, karena jika kita kalah lagi, peluang untuk lolos pun akan semakin berat,” ujar Risco setelah pertandingan.
Risco pun menambahkan bahwa mental dan fokus seluruh pemain harus tetap terjaga meskipun posisinya kini berada di urutan bawah. Ia menekankan bahwa semua pertandingan masih bisa di menangi, asalkan tim mampu menunjukkan permainan terbaiknya dan mengurangi kesalahan sendiri di lapangan.
Empat Laga Penentu Bandung BJB
Dengan empat laga tersisa di fase reguler, Bandung BJB Tandamata harus memaksimalkan setiap pertandingan agar tetap memiliki peluang lolos ke babak empat besar. Empat laga itu mencakup dua pertandingan di seri ketiga putaran kedua di Bojonegoro, yakni melawan Medan Falcons dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia. Dua laga lainnya akan dijalani di Sentul, melawan Jakarta Popsivo Polwan dan Jakarta Livin’ Mandiri.
Risco menyebut bahwa target tim sekarang adalah sapu bersih kemenangan di semua sisa pertandingan. Karena setiap poin sangat berharga demi memperbaiki posisi di klasemen dan menjaga peluang lolos ke Final Four.
Sisi Positif dan Harapan ke Depan
Meski begitu, catatan pertandingan sebelumnya menunjukkan bahwa Bandung BJB masih memiliki potensi untuk mencuri hasil positif. Sebelumnya, mereka sempat meraih hasil kemenangan telak 3–0 atas Medan Falcons di seri Medan. Menunjukkan kemampuan tim saat bermain sesuai dengan strategi pelatih.
Risko juga pernah memuji mental dan kerja keras pemainnya, terutama ketika tim bermain dengan tatanan yang lebih matang. Pengalaman ini menjadi modal penting dalam upaya memperbaiki performa tim di sisa kompetisi.
Posisi ke enam sementara di klasemen Proliga 2026 membuat Bandung BJB Tandamata berada di bawah tekanan tinggi. Dengan peluang lolos ke final four yang mulai menipis, tim asuhan Risco Herlambang perlu bangkit dan meraih kemenangan di empat pertandingan tersisa. Menurut Risco, pertandingan mendatang adalah momen penentu dan wajib di manfaatkan untuk mengubah tren negatif, jika tim tersebut masih ingin bersaing dan tetap memiliki peluang di babak berikutnya.