
Al Ghazali Sebut Alyssa Daguise Lebih Sensitif di Trimester Ketiga
Al Ghazali Dan Alyssa Daguise Yang Sedang Menantikan Kelahiran Anak Pertama Mereka Kebahagiaan Tengah Menyelimuti Pasangan Selebritas. Menjelang momen penting itu, Alyssa kini memasuki trimester ketiga kehamilan — fase akhir sebelum persalinan — dan kondisi ini membawa berbagai perubahan dalam fisik maupun emosinya, seperti yang di ungkapkan sang suami.
Al Ghazali, putra sulung musisi Ahmad Dhani dan Maia Estianty, berbicara kepada awak media di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, pada Jumat (6/2/2026). Ia menyampaikan bahwa karakter dan emosi Alyssa yang umumnya stabil mulai menunjukkan dinamika khas fase akhir kehamilan. “Alyssa sih orangnya stabil. Cuma di trimester ketiga ini dia lebih cranky, lebih suka kesel, dan kadang tidurnya susah,” ujar Al Ghazali tentang perubahan tersebut.
Perubahan mood seperti ini bukan hal yang jarang terjadi pada ibu hamil di trimester ketiga. Fase ini sering di sebut sebagai masa “penantian dan kewaspadaan” karena mendekati waktu persalinan. Ibu hamil tidak hanya mengalami perkembangan fisik yang signifikan pada janin. Tetapi juga perubahan psikologis yang bisa membuat emosi menjadi lebih sensitif atau mudah terpengaruh keadaan sekitarnya.
Dinamika Emosi di Trimester Terakhir
Trimester ketiga mencakup usia kehamilan sekitar 28 hingga 40 minggu. Di mana janin berkembang pesat dan kebutuhan energi tubuh ibu meningkat. Selain perubahan fisiologis seperti peningkatan berat badan dan tekanan pada organ dalam, kondisi psikologis juga ikut berubah. Banyak ibu hamil mengalami rasa cemas, kegelisahan, atau perubahan suasana hati sembari menunggu kelahiran. Hal ini sejalan dengan pengalaman yang di ungkapkan Al Ghazali tentang sikap Alyssa yang kini lebih “cranky” atau sensitif di banding awal masa kehamilan.
Al mengakui bahwa dua trimester awal berjalan dengan relatif lancar dan kondisi Alyssa tetap tenang. Namun, ketika masuk fase ketiga, ada dinamika baru yang perlu di hadapi bersama. “Trimester satu dan dua sih aman, cuma trimester ketiga ini yang agak beda,” ujar Al, menggambarkan perbedaan kondisi yang di alami sang istri.
Perubahan emosi ini membuat Al semakin berperan aktif sebagai suami siaga. Ia bahkan memutuskan untuk mengurangi sejumlah pekerjaan di dunia hiburan agar dapat lebih fokus mendampingi Alyssa sampai kelahiran nanti. Pasangan ini di prediksi akan menyambut sang buah hati sekitar April atau Mei 2026, dan Al ingin memastikan setiap tahap persiapan dapat berjalan lancar.
Persiapan Menyambut Anak Pertama Al Ghazali dan Istri
Selain memperhatikan perubahan kondisi istri, Al Ghazali juga sibuk menyiapkan berbagai kebutuhan menjelang kelahiran. Ia mengatakan persiapan kamar bayi sedang dalam tahap renovasi dan perlengkapan lainnya hampir lengkap. Usaha ini menunjukkan betapa seriusnya Al menyambut peran baru sebagai ayah.
Tak hanya itu, Al juga berencana mengikuti pelatihan dasar mengurus bayi di rumah sakit. Mulai dari cara menggendong hingga merawat anak setelah lahir. Ia mengaku sudah mulai belajar hal tersebut dengan pengalaman menggendong keponakan demi menambah kepercayaan diri.
Momen pengajian dan siraman tujuh bulanan juga telah di gelar sebagai bentuk rasa syukur dan dukungan keluarga serta kerabat menjelang kelahiran. Acara ini biasanya dihadiri oleh sanak keluarga dan di lengkapi dengan doa agar proses persalinan berlangsung lancar, serta buah hati dan ibu dalam kondisi sehat.
Harapan dan Dukungan Keluarga
Kabar bahagia ini juga disambut hangat oleh keluarga besar, termasuk ayah mertua Al, Ahmad Dhani. Yang bahkan ikut mengungkapkan inisial nama calon cucunya yang kabarnya berawalan huruf “S” dan terinspirasi dari bahasa Prancis. Hal ini semakin menambah antisipasi dan kebahagiaan keluarga besar akan hadirnya anggota baru.
Perubahan emosi yang dialami Alyssa di trimester ketiga menjadi bagian alami dari perjalanan kehamilan, dan peran serta dukungan pasangan serta keluarga sangat penting untuk menciptakan suasana yang nyaman dan tenang bagi ibu hamil. Al Ghazali, dengan cara yang penuh perhatian, menunjukkan komitmennya untuk mendampingi Alyssa setiap langkahnya hingga waktu persalinan tiba.