
Mobil Listrik RWD di Indonesia Makin Banyak, Ini Daftarnya
Mobil Listrik RWD Adalah Sistem Rear-Wheel Drive (RWD) Atau Penggerak Roda Belakang Di Indonesia Semakin Beragam. Tidak Hanya Dari Sisi Harga Dan Model, Teknologi Penggerak Yang Di Gunakan Juga Semakin Bervariasi.
Jika sebelumnya RWD lebih banyak di temukan pada mobil listrik kelas menengah hingga premium, kini konfigurasi tersebut mulai hadir pada mobil yang memiliki harga lebih terjangkau. Berdasarkan data terbaru, terdapat sejumlah mobil listrik RWD yang sudah di pasarkan secara resmi di Indonesia, mulai dari city car hingga sedan premium.
Wuling Air ev
Salah satu mobil listrik RWD yang cukup di kenal di Indonesia adalah Wuling Air ev. Mobil listrik berukuran kompak ini menggunakan motor listrik berdaya 30 kW atau sekitar 40,7 dk.
Konfigurasi RWD membuat motor listrik menggerakkan roda belakang. Dengan dimensi yang ringkas, Air ev ditujukan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan yang membutuhkan kendaraan mudah di kendarai dan praktis di gunakan sehari-hari.
Mobil Listrik Wuling Aira ev
Wuling juga memperluas pilihan RWD melalui Aira ev yang di perkenalkan pada 2026. Mobil listrik ini hadir dengan konfigurasi empat pintu dan motor listrik 30 kW.
Aira ev tersedia dalam varian Standard Range dan Long Range. Berdasarkan pengujian CLTC, masing-masing varian memiliki jarak tempuh hingga 205 km dan 301 km. Sistem penggeraknya tetap menggunakan roda belakang.
Geely EX2 dan iCAR V23
Pilihan berikutnya datang dari Geely melalui EX2. Mobil listrik ini hadir di Indonesia pada 2026 dengan pilihan varian Pro dan Max serta menggunakan sistem RWD.
Sementara itu, iCAR V23 menawarkan karakter yang berbeda. Mobil bergaya SUV kompak tersebut tersedia dalam varian RWD dengan motor listrik 100 kW dan baterai sekitar 59,9 kWh. Jarak tempuhnya mencapai sekitar 360 km berdasarkan metode NEDC, tergantung varian.
MG4 EV dan MG S5 EV
MG juga memiliki dua model listrik dengan penggerak roda belakang, yakni MG4 EV dan MG S5 EV.
MG4 EV merupakan hatchback listrik yang menggunakan platform khusus kendaraan listrik. Jarak tempuhnya dapat mencapai sekitar 540 km NEDC, tergantung varian.
Sementara itu, MG S5 EV hadir sebagai SUV dengan sistem RWD dan suspensi belakang multilink. Model ini menggunakan baterai LFP 49 kWh, motor bertenaga sekitar 168 hp, serta memiliki jarak tempuh hingga 415 km NEDC.
BYD Seal dan Hyundai Ioniq 5
Di kelas yang lebih tinggi terdapat BYD Seal dan Hyundai Ioniq 5. BYD Seal memiliki varian dengan motor tunggal RWD yang menghasilkan tenaga sekitar 230 kW atau 311 hp. Model tersebut juga tersedia dalam konfigurasi AWD pada varian tertentu.
Hyundai Ioniq 5 juga di pasarkan dengan konfigurasi RWD. Mobil ini memiliki beberapa pilihan baterai dan tenaga, sehingga konsumen dapat memilih sesuai kebutuhan.
BMW dan Mercedes-Benz
Pilihan RWD juga hadir pada mobil listrik premium. BMW memiliki i4 eDrive40 dan i5 eDrive40 yang menggunakan penggerak roda belakang. BMW i4 eDrive40 menghasilkan tenaga sekitar 286 hp, sedangkan i5 eDrive40 mencapai 340 hp.
Mercedes-Benz juga menawarkan EQE 350+ dan EQS 450+ dengan konfigurasi satu motor RWD. EQE 350+ memiliki tenaga sekitar 288 hp, sedangkan EQS 450+ menghasilkan sekitar 333 hp.
RWD Semakin Beragam
Bertambahnya mobil listrik RWD menunjukkan bahwa pilihan konsumen di Indonesia semakin luas. Konfigurasi tersebut kini tidak hanya tersedia pada kendaraan premium, tetapi juga mulai merambah mobil listrik berukuran kompak dan harga lebih terjangkau.
Meski demikian, konsumen tetap perlu memperhatikan spesifikasi setiap varian. Sebab, beberapa model yang tersedia di Indonesia memiliki pilihan RWD maupun AWD. Selain sistem penggerak, kapasitas baterai, jarak tempuh, tenaga, fitur, serta layanan purnajual juga perlu menjadi pertimbangan sebelum membeli mobil listrik.