
Enzo Maresca Beri Penilaian Man City Usai Menang Dramatis
Enzo Maresca Menjadi Semakin Spesial Karena Kemenangan Laga Premier League Pertama Sebagai Pelatih Manchester City. Setelah menggantikan Pep Guardiola. Meski meraih tiga poin, Maresca tidak menutup mata terhadap sejumlah kekurangan yang masih terlihat dari permainan timnya.
Manchester City Sempat Kesulitan
Manchester City sebenarnya mengawali pertandingan dengan cukup agresif. Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk melalui Erling Haaland. Namun, penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat peluang tersebut belum mampu menghasilkan gol.
Bournemouth justru mampu memanfaatkan celah pertahanan City. Marcus Tavernier membawa tim tamu unggul pada menit ke-26 setelah memanfaatkan peluang di dalam kotak penalti.
Tertinggal satu gol membuat Manchester City harus bekerja lebih keras. Namun, permainan mereka tidak langsung berkembang sesuai harapan. Bournemouth mampu bertahan dengan disiplin dan beberapa kali membuat serangan City kehilangan momentum.
Enzo Maresca Menilai City Layak Menang
Setelah pertandingan, Maresca memberikan penilaian positif terhadap perjuangan anak asuhnya. Menurut sang pelatih, Manchester City pantas mendapatkan kemenangan karena mampu memberikan tekanan dan menciptakan lebih banyak peluang di bandingkan Bournemouth.
City tercatat melepaskan 14 tembakan, sedangkan Bournemouth hanya menghasilkan lima percobaan. Dominasi tersebut semakin terlihat setelah jeda, ketika Bournemouth tidak mencatatkan tembakan ke gawang hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan.
Bagi Maresca, statistik tersebut menjadi salah satu alasan mengapa kemenangan City layak diraih. Meski demikian, ia menyadari bahwa timnya masih membutuhkan waktu untuk mencapai permainan terbaik.
Comeback Terjadi di Menit Akhir
Manchester City akhirnya menemukan gol penyama kedudukan pada menit ke-84. Marc Guehi mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan dari sepak pojok.
Gol tersebut menjadi titik balik pertandingan. Setelah berhasil menyamakan kedudukan, City semakin percaya diri dan terus menekan pertahanan Bournemouth.
Hanya beberapa menit kemudian, kemenangan akhirnya benar-benar berada di tangan Manchester City. Josko Gvardiol mencetak gol pada menit tambahan waktu setelah memanfaatkan umpan Rayan Cherki.
Gol tersebut sempat dinyatakan offside. Namun, setelah di lakukan pemeriksaan VAR, gol Gvardiol di nyatakan sah. City pun memastikan kemenangan 2-1 sekaligus mengamankan tiga poin pada pertandingan pembuka.
Rayan Cherki Jadi Pembeda
Salah satu pemain yang mendapatkan sorotan besar adalah Rayan Cherki. Pemain yang masuk sebagai pemain pengganti tersebut memberikan pengaruh signifikan terhadap perubahan permainan City.
Cherki menjadi penyedia assist untuk kedua gol Manchester City. Umpan sepak pojoknya menghasilkan gol Guehi, sementara umpan berikutnya membantu Gvardiol mencetak gol kemenangan.
Dampak Cherki dari bangku cadangan menjadi bukti bahwa Maresca memiliki opsi untuk mengubah jalannya pertandingan melalui pergantian pemain. Opta juga mencatat bahwa masuknya Cherki memberikan dimensi baru terhadap serangan City yang sebelumnya terlihat kurang menggigit.
Taktik Maresca Jadi Sorotan
Salah satu keputusan menarik Maresca adalah memainkan Guehi dalam peran yang tidak biasa. Bek tengah tersebut di beri tugas sebagai gelandang bertahan dalam sistem City.
Keputusan tersebut sempat menimbulkan pertanyaan karena Guehi bukan gelandang natural. Namun, strategi tersebut akhirnya memberikan kontribusi penting karena Guehi tidak hanya membantu permainan di lini tengah, tetapi juga mencetak gol penyama kedudukan.
Maresca mengungkapkan bahwa ide tersebut telah di uji dalam sesi latihan sebelumnya. Ia melihat Guehi memiliki kemampuan yang memungkinkan dirinya menjalankan tugas tersebut.
Masih Banyak yang Harus Di perbaiki
Meski kemenangan memberikan awal positif, Maresca menyadari bahwa Manchester City masih dalam proses berkembang. Perubahan besar di dalam skuad dan kepergian sejumlah pemain membuat tim membutuhkan waktu untuk menemukan keseimbangan.
Maresca juga menghadapi persoalan kedalaman lini tengah. Rodri telah meninggalkan City untuk bergabung dengan Barcelona, sementara beberapa pemain lain juga tidak lagi berada di skuad.